Thirty-six (EPILOG)

665 Kata

Satu jam berlalu. Bisma dan Mawar berjalan beriringan menuju meja makan. Bisma tersenyum melihat putri kecilnya sudah duduk di salah satu kursi sembari memakan martabak manis yang ia belikan. Namun ia bingung dengan ekspresi anak sulungnya yang tampak kesal. “Papa!!” girang Devania menyambut kedatangan Bisma. ‘Ratapan seorang Ibu kandung yang di anak tirikan oleh anaknya.’ batin Mawar. “Ma, Dev makannya berantakan. Ini kaos aku sampai kotor buat lap tangan dia tadi.” adu Rafael. “Habisnya Kakak mau ngerampas martabak aku, Ma.” Devania. “Kakak cuma mau icip satu, Dev! Pakai nabok pipi sama tangan Kakak lagi kamu, dasar adek nakal!” kesal Rafael. Mawar hampir saja mengomeli Devania yang secara sengaja telah menyakiti dan mengotori baju Rafael, namun suara Bisma berhasil menghentikannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN