Twenty-Seven

1990 Kata

MAWAR POV Makan malam? Tiba-tiba aku teringat kejadian sekitar 9 bulan yang lalu. Apalagi setelah melihat siapa saja yang kini telah duduk mengitari meja persegi panjang di hadapanku. "Mawar sayang," panggil seorang wanita paruh baya yang langsung memelukku. "Maaf Tante, Tante kok ada disini?" tanyaku gugup. Pasalnya, wanita itu adalah Tante Kamila. Ibu dari Bisma. Apa yang akan orang tuaku bicarakan dengan kedua orang tua Bisma? Kenapa aku turut diajak kesini? Apakah ini ada kaitannya dengan hubunganku dan Bisma dua bulan belakangan? "Em...lebih baik kamu duduk dulu ya, sayang." Aku mengangguk kemudian duduk di samping tante Kamila. "Mawar, sebelumnya perkenalkan, ini adik Om, namanya Rahman." ujar Om Rio memperkenalkan pria yang duduk di sebelah kirinya. "Mawar, Om." "Rahman"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN