Lima Tiga

979 Kata

Pagi hari berikutnya aku sampai di Cointrin Jenewa dalam keadaan setengah kantuk karena terjaga sepanjang malam. Ada banyak kecemasan menggelayut di benakku sampai-sampai mengatupkan mata jadi hal mustahil. Kupesan sebuah taksi yang terparkir tak jauh dari bandara, lalu segera memulai perjalanan sejauh lima kilometer menuju pusat kota. Aku belum memesan hotel karena kupikir terlalu riskan. Pemberitahuan mungkin akan masuk ke ponsel maupun email dan seseorang akan membacanya. Sesuatu yang tak kuharap terjadi. Kuhentikan laju taksi begitu tiba di jalan Rue Des Corps, tepat di depan hotel bintang empat St-Gervias yang bersejarah. Selesai memesan satu kamar di lantai lima, aku segera membuang tubuhku ke atas ranjang karena lelah yang serasa keterlaluan. Dalam keadaan baring pikiranku lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN