SELAMAT MEMBACA Sehan bergerak gelisah pada sofa yang ia duduki dalam kamarnya. Sudah dua hari ia di dunianya, bersama Hana. Ibunya itu tak mau merelakan Sehan pulang cepat, lalu apa yang harus ia lakukan saat ini. Sehan terus gelisah ketika harus meninggalkan Lily yang di gandrungi bahaya setiap saat. Sehan bangkit dari sofanya lalu segera berjalan keluar, menuju kamar ibunya. "Sehan?" Hana sedikit mengubah posisi duduknya di kasur ketika putranya memasuki kamarnya dengan wajah menunduk kemudian mengambil posisi duduk. "Ibu, bukankah kau dulu pernah tinggal di dunia manusia?" Hana menaikkan sebelah alisnya karena bingung dengan pertanyaan putranya. "Ya. Bahkan ibu memiliki perusahan besar yang di pimpin oleh pamanmu saat ini." Mata Sehan berbinar, ia langsung menangkup kedua ta

