BAB 35 Bagiku cemburu adalah perasaan yang membunuh perlahan sebab menyimpan sesak yang tertahan. ΔΔΔ Hujan mengguyur kota yang indah ini dengan begitu derasnya. Tetes demi tetes air turun membasahi jalanan, membuat dua orang yang kini sedang menikmati keindahan dari kota ini terpaksa berteduh sembari menunggu hujan reda. Anaya menggosok-gosokkan tangannya untuk mencari kehangatan untuk dirinya sendiri. "Kapan hujan ini berhenti turun?" Itu yang sudah berkali-kali Anaya tanyakan dalam hatinya. Sudah hampir satu jam mereka terjebak di depan sebuah ruko yang kebetulan sedang tutup. Cuacanya pun membuat dagu serta bibir Anaya bergetar, padahal dia sudah mengenakan jaket tebal milik suaminya, Andre. Sebuah tangan besar menggenggam erat tangannya, membuatnya sedikit terkesiap. Pria itu lal

