BAB 39 Kau adalah pengobat paling ampun untuk rasa sesak ini. :) ΔΔΔ Derasnya hujan di luar sana membuatnya semakin tidak ingin melakukan kegiatan apapun di hari ini, bahkan untuk bangkit dari tempat tidur saja rasanya malas sekali. Entahlah, rasanya dia ingin terus-menerus berada di bawah selimut tebal miliknya--rasanya nyaman sekali--tanpa harus melakukan pekerjaan apapun. Hidungnya sesak, menyulitkan dirinya untuk bernapas. Beberapa kali mengganti posisi tidurnya agar proses bernapasnya terasa nyaman. Rasanya pening sekali, mungkin akibat dirinya yang kehujanan semalam, sepulang dari rumah Bella, mereka berdua; Rara, dan dirinya--Anaya, bersama menjenguk salah satu teman yang paling menyebalkan dan sering membuat keributan, Bella. Anaya pikir, wanita bar-bar seperti Bella takkan

