Puti lebih dulu membuka matanya, dan menatap langit-langit kamar yang tampak begitu jauh dari dari jangkauannya. Puti menghela napas dan meringis saat merasakan tubuhnya yang remuk redam. Rasanya, sangat salah bagi Puti memprovokasi Nazhan seperti kemarin. Karena pada akhirnya Puti sendiri yang rugi. Kenapa? Karena Puti tidak bisa menolak sentuhan dan godaan Nazhan. Puti pada akhirnya tidak bisa turun bahkan bergerak sedikit pun dari atas ranjang. Nazhan benar-benar tidak mengizinkan dirinya untuk turun dari ranjang, dan itu terasa agak menjengkelkan bagi Puti. Namun, Puti sendiri tidak bisa memungkiri, jika dirinya merasa bahagia dengan semua yang sudah mereka lalui bersama. Itu terasa menyenangkan. Puti menoleh dan menatap sang suami yang masih terpejam. Ia tampak begitu senang

