“Wah, aku bahkan tidak sadar sudah kehilangan sebuah bolpoin,” ucap Theo sembari menerima bolpoin yang memang dikembalikan oleh Tahani padanya. Theo menatap bolpoin yang memang memiliki ukiran nama depannya di sana. Jujur saja, Theo memang mengatakan hal yang sesungguhnya. Ia bahkan tidak sadar jika bolpoin ini hilang sebelum Tahani mengembalikan benda ini padanya. Theo memang tidak hanya memiliki satu buah bolpoin seperti ini. Kali ini, Theo dan Tahani kembali bertemu di club malam di mana mereka bertemu. Ya, pertemuan Theo dengan Hani sang wanita cantik yang memesona, bukan pertemuan Theo dengan Tahani sang pelayan di kediaman Risaldi. Theo tersenyum tipis dan berkata, “Terima kasih, Hani.” Theo lalu menyimpan bolpoin tersebut dengan baik di dalam saku bagian dalam jas kerjanya.

