“Jadi bagaimana?” tanya Nazhan pada Theo yang berada di ujung sambungan. “Untuk Tahani, kini ia sudah dinikahkan secara paksa dengan sahabatku yang sudah menghamilinya, mereka sekarang tinggal di desa. Sahabatku mendapatkan sejumlah tanah dan perkebunan yang bisa ia olah secara pribadi, setidaknya sekarang Tahani tidak perlu hidup susah menjadi seorang pelayan atau wanita penghibur,” jawab Theo. “Wanita penghibur?” tanya Nazhan tidak mengerti karena ia memang baru mendengar kabar ini dari Theo. Beberapa hari ke belakang, ia terlau fokus dan sibuk dengan masalahnya dengan Puti yang perlu untuk segera diselesaikan. Nazhan hanya sesekali menelepon kedua orang tuanya, menelepon direktur yang menggantikan posisinya, dan menelepon Theo untuk menanyakan bagaimana nasib perusahaan ke

