Malam hari tiba, Puti membuka bukunya dan melihat beberapa jadwal yang sudah ia buat. Jadwal tersebut harus Puti selesaikan malam ini juga, karena itulah Puti mengambil bukunya tersebut dan ponselnya menuju ke perpustakaan pribadinya. Puti duduk di kursi belajar yang serupa dengan kursi kerja yang terlihat nyaman untuk diduduki. Tak lama, Puti pun menghubungi seseorang menggunakan telepon rumah yang berada di ujung meja belajarnya. “Cepat ke perpustakaan pribadiku,” ucap Puti singkat lalu kembali menutup teleponnya. Sembari menunggu seseorang yang sudah ia hubungi, Puti membuka ponselnya dan membuka aplikasi kamera. Puti duduk membelakangi rak buku menakjubkan yang ia miliki dan mengambil sebuah potret yang tampak anggun. Namun, setelah melihat hasilnya, Puti terlihat kurang puas.

