24. Kenyatannya

1942 Kata

Setelah perdebatan sore itu, Marcell memutuskan berhenti mengganggu Renata. Dia kembali menjadi Marcell yang dingin dan menyeramkan seperti sebelum bertemu dengan Renata. Renata tidak ambil pusing pada perubahan sikap Marcell. Dia lebih memilih fokus pada pekerjaannya yang sangat menyita waktu serta membutuhkan energi positif supaya menghasilkan desain interior terbaik dan tidak membuat malu PT. Anggara Karya tentunya. "Lani ini sketsa terakhirku. Oh, ya..., dan map file hitam ini tolong letakkan di mejanya Pak Marcell ya," ujar Renata sore itu. "Kok nggak ditaro sendiri aja? Biasanya juga gitu," jawab Lani heran atas sikap Renata yang tidak biasanya siang ini. "Nggak enak aja, pada suka ngelihatin aku nggak enak, kalau seenaknya keluar masuk ruangan big boss." "Emmhh..., aku mau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN