Kesal karena saat ini menjadi pihak single sendirian di antara sahabat-sahabatnya yang sudah menikah, Raka memutuskan berlibur ke Singapore untuk relaksasi. Dia lelah setiap kali disudutkan dalam bentuk ledekan oleh sahabat-sahabatnya karena masih sendiri dan parahnya sedang tidak punya kekasih. Jam di tangannya menunjukkan pukul sepuluh malam waktu Jakarta, satu jam lebih larut waktu Singapura. Raka mengalami mabuk udara akibat turbulance hebat sesaat sebelum pesawat yang membawanya mendarat di Changi. "Nyampek juga," ujar laki-laki berambut gondrong nanggung itu seraya mengusap wajahnya. Dia melepas safety belt lalu berdiri untuk menurunkan barangnya yang tidak seberapa banyak itu dari overhead luggage compartment. Dia semangat sekali seolah tidak terganggu kalau kepalanya masih dalam
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


