Pagi ini Jinora masih belum membuka matanya, meski keadaannya stabil tetapi kesadarannya masih belum kembali. Eshan masih setia duduk di samping ranjang Jinora. Dengan tetap memegang tangan istrinya, pria itu berharap segera mendengar suara paggilan dari Jinora. “Shan, sarapan dulu, ini tante belikan bubur ayam,” ujar Giselle. “Iya, makasih Tante, Eshan tunggu Nora buka mata dulu aja, nanti baru makan,” ujar Eshan. “Nanti kamu ikutan sakit loh … makan aja dulu, kalau Jinora bangun terus kamu sakit, sama aja bohong dong.” Mendengar penjelasan yang masuk akal itu, akhirnya Eshan mau memakan bubur ayamnya. Dengan pansangan yang tidak lepas dari istrinya, Eshan menyuapkan sendok demi sendok makanan itu. Hingga akhirnya selesai dan kembali memperhatikan Jinora. Penantian Eshan akhirnya ber

