Hari ini Jinora sudah kembali ke rumah Eshan. Semenjak melihat Eshan menerima telepon dari wanita bernama Nabila, sikap Jinora sedikit dingin pada suaminya itu. Bahkan Jinora sampai memilih tidur di kamar lain, dan tidak ingin satu ranjang bersama Eshan. “Sayang, kamu itu kenapa? Kalau gak kamu jelasin, mana aku tahu kesalahanku?” Eshan mencoba mencari celah Jinora. “Kamu bilang kalau kita saling mengerti kan? Tapi kenapa sekarang kamu gak bisa ngerti, kenapa aku sampai seperti ini?” jelas Jinora. “Iya tapi, gak perlu tidur kamar tamu juga kali, Ra,” sahut Eshan. “Udahlah, aku Cuma mau tenangin diri aja, nanti juga balik lagi kalo kamunya udah nyadar,” jawab Jinora. Eshan hanya bisa menghela napanya, lalu saat ingin masuk ke dalam kamar, Jinora segera menutup pintu rapat-rapat lalu m

