#37 : Sudah Cukup Bersabar

1237 Kata

Tubuh Lily serasa segar setelah berendam di dalam air hangat yang ditetesi ekstrak musk, satu-satunya aroma yang agak feminin yang bisa ia temukan di kamar mandi Pak Trevor. Tak lupa ia juga mencuci rambutnya yang panjang, lalu mengeringkannya hingga setengah basah dengan hair dryer, dan tak lupa menyisirnya. Gadis itu menatap bayangan wajahnya di cermin bulat di atas wastafel kamar mandi, lalu tanpa sengaja tatapannya pun tertuju pada bibirnya yang sedikit merah membengkak. Lily menyentuh bibirnya dengan ujung jemari sembari melamunkan apa yang barusan saja terjadi. Aarggh! Kenapa ciiumannya dengan Pak Trevor sangat sulit untuk ia lupakan? Bukan cuma sulit, tapi Lily bahkan masih merasa merinding setiap kali membayangkan damage-nya yang bikin melayang. Lalu tiba-tiba saja dirinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN