38. Tunggulah, Jawaban akan Muncul saat tak lagi Bertanya “Kau ambil obatnya, aku akan mampir ke sana buat beli makanan. Di sana ada toko cepat saji,” kata Jeanika sambil memberikan kunci mobil pada Illeana. Gadis itu hanya mengangguk dan membiarkan Jeanika pergi. Namun, tak di pungkiri apa yang sahabatnya itu katakan merasuk dalam pikiran Illeana. “Aku tak seharusnya bersama dia, itu benar. Tapi, apa yang bisa aku lakukan bila terus muncul lagi, dan lagi. Aku bahkan seperti tak bisa mengendalikan tubuh ketika berada di dekatnya, secara spontan aku bergerak,” kata Illeana berbicara sendiri di dalam mobil sambil mencari obat yang selalu dia siapkan ke manapun pergi. Setelah mengambil obat itu, Illeana menutup pintu mobil, berjalan menghampiri Jeanika di rumah makanan cepat saji. Oran

