38

2341 Kata

KEYFA Sudah seminggu Papa belum sadar. Kesempatan hidupnya kian menipis, akan tetapi di antara kepasrahan itu kuselipkan harapan. Meski kecil kemungkinannya, aku tidak pernah putus doa agar Papa segera siuman. Aku terus melantunkan doa untuk kesembuhannya. Aku akan ikhlas jika memang Papa harus pergi, tapi sebagai anak aku juga ingin Papa sadar dan kembali seperti sedia kala. Belum banyak kebahagiaan yang bisa kubagi dengannya, belum banyak kesempatan untukku berbincang dengannya. Tapi seberapa keras manusia berusaha, keputusan terakhir tetap ada di tangan sang pemilik skenario hidup. Selama seminggu ini, Wisnu menyuruhku untuk menginap di rumah orang tuaku. Wisnu khawatir terjadi sesuatu jika aku tinggal di apartemen sementara dia harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menjaga Papa. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN