Sedang termenung, handphone Norman berbunyi. Ternyata Aaric menghubunginya. Norman baru ingat bahwa hari ini ia juga ada janji bertemu Aaric. Entah mengapa orang-orang belakangan ini banyak yang mendatangi ahli kejiawaan. Mungkin benar tingkat gangguan jiwa semakin tahun memang semakin meningkat karena berbagai faktor. “Halo, Aar,” ucap Norman. “Norm, kau ada di rumah?” “Ya, kau sudah selesai kuliah?” tanya Norman. “Ya, aku akan ke rumahmu sekarang,” jawab Aaric. “Dengan Lisa?” tanya Norman lagi. “Tidak, hari ini anak itu ada kuliah tambahan. Aku pergi sendiri ke sana,” Aaric mengabarkan. Tadi Aaric sempat berjalan menuju tempat parkir sepeda, di sana ia melihat sepeda Lisa masih terparkir. Biasanya besar kemungkinan Lisa belum pulang karena menghadiri seminar atau kuliah tambahan.

