Kartu 90

1295 Kata

Elli terus mengamati bola kristalnya seraya tanpa henti berusaha menghubungi Christina. Meski butuh sedikit kesabaran ekstra hingga teleponnya diangkat. “Halo,” akhirnya Christina menjawab panggilan. “Halo, Sayang, apa kabarmu?” tanya Elli bukan sekedar basa-basi. “Aku baik...” jawabnya dingin. “Ada apa menghubungiku?” sambung Christina lagi. “Aku masih ibumu, tentu saja sebagai seorang ibu, aku mengkhawatirkanmu. Dan kurasa, semua ibu di dunia ini pun akan melakukan hal yang sama,” jawab Elli. “Baiklah, terima kasih sudah menghawatirkanku. Tapi aku tidak butuh bantuan siapa pun saat ini,” ucap Christina sedingin es. “Terserah apa katamu, tapi aku tahu kau sedang dalam masalah, dan aku bisa menolongmu,” jawab Elli. “Aku bisa mengunjungi dokter spesialis!” Christina membuang nafas.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN