Happy reading...
Menjelang malam hari dingin menyelimuti seluruh tubuh Jake bersamaan hujan turun disaat itu ayah nya tidak bisa pulang karena hujan lebat jadi dia menginap dulu di toko
"Huh..dingin sekali"gumam Jake memeluk tubuh nya sembari mengusap perut besar nya dia mengambil selimut dari lemari dan menutupi tubuh mungil nya ketika akan memejamkan mata nya suara pintu terdengar dari luar rumah
Tok
Tok
"Iya bentar "ujar Jake membuka selimut nya , menjalan ke luar kamar menuju pintu rumah membuka handle pintu nya terlihat seorang laki-laki tinggi dan berkulit putih yang pucat menatap sayu kepada nya dan sedetik itu laki laki itu ambruk didepan tubuh Jake yang Hamil besar untung dengan sigap menahan tubuh berat itu dan sedang memeluk tubuhnya
"Hei sunghoon..bangun ..kalian?"kaget Jake ternyata itu sunghoon dan bukan sunghoon yang berada didepan rumahnya saja tapi ada lima orang lain lagi di rumah dan mereka adalah saudara nya sunghoon
"Kalian apa mau kesini... Astaga berat"sembari menahan tubuh besar sunghoon yang tidak tahan karena selain menahan sunghoon ia juga berusaha tidak terbentur pinggir pintu ,heeseung dan Jay mereka berdua melihat itu membawa ke tubuh dan mengangkat tubuh sunghoon terlemas di tengah sunghoon kedua sisi nya Jay dan heeseung
"Kami kesini hanya mau minta maaf Jake, gara kami kamu seperti ini"ujar suno mewakilkan semua saudara menatap tubuh dan perut Jake Sudah terlihat besar,jangan tanya jake kalau sekarang susah jalan karena kandungan nya
Jake hanya diam menunduk tidak menanggapi ucapan suno
"Selain kesini juga kami memberitahu kalau sekarang papa ada dirumah sakit dia sering mengigau nama kamu Jake"mendengar itu Jake mendongak menatap suno mendengar papa nya dirumah sakit tapi dia mengubah mukanya terlihat biasakan dan seolah-olah tidak perduli tapi dihati berkata lain
"Apa urusannya dengan ku"berucap tenang Jake
"Please Jake kalau gak mau kesana menemui papa ,kamu tega dengan kami diluar rumah kamu yang hujan deras"berujar dengan wajah melas Niki berusaha meluluhkan Jake yang tidak jauh darinya ,dan ya heeseung,jay mereka berdua sudah pegal dengan menampung tubuh sunghoon yang sedang pingsan, mereka bisa saja pergi dari sana dan membawa tubuh sunghoon mobil tapi berubah pikiran lagi mereka malah menunggu disana dengan tatapan sendu
"Ya udah masuk aja"sebenarnya Jake enggan untuk mereka masuk tapi melihat tubuh mereka basah dan kedinginan terutama jungwon yang diam saja karena menahan dingin tubuh nya,paling diam dari yang lain
Mereka masuk rumah Jake yang sederhana heeseung dan Jay menuruni dan tidurkan sunghoon di sofa tapi tidak jadi oleh perkataan jake
"Bawa aja ke kamar kasian "ujar Jake mendengar itu mereka berdua membawa ke kamar Jake ,dan menyuruh suno,Niki dan jungwon untuk tetap disana,Jake pergi kekamar lain dan kembali lagi dengan sebuah baju ditangannya meletakkan dimeja ruang tamu
Jay dan heeseung sudah kembali dari kamar dan mereka duduk di sofa panjang muat dengan 4 orang bersama saudara lain nya yang masih
"Nih ganti,pakai baju ayah dulu kalau pakai baju aku tak mungkin muat"ujar Jake mendengar mendengar itu mereka cepat ganti baju mereka dan kembali keruang tamu
Jake duduk di sofa ruang tamu dan sembari memijat kakinya merasa sakit setelah itu ia mendongak ketika melihat jungwon yang sudah duluan pakai baju ,berdiri dihadapannya dan duduk di kaki dirinya dan membuat kaget adalah jungwon memijit kakinya yang agak bengkak
"Gak usah "Hendak menghindar kaki nya dari tangan jungwon tapi jungwon menahan laki nya
"Gak apa-apa saya khawatir sama kamu dan anak anak kita di perutmu itu,pasti kamu lelah yang sering membawa anak kita "
"Gak juga "singkat Jake karena gak mau berlama-lama berbicara dengannya dan mereka juga, beberapa menit kemudian mereka sudah datang dengan pakai ayahnya Jungkook
"Udah ,gak usah kamu pijitin lagi kaki aku"ujar Jake melirik ketika mereka semua menatap dirinya dan Jungwon
Jungwon duduk disebelah kiri Jake dan Jay dibelah kanannya Jake jadi Jake ditengah dengan sekeliling nya semuanya cogan
______
Kalau jadi Jake aku teriak maling!!
Karena sudah membuat aku jatuh cinta eak
Rawrrr
_______
dengan keadaan Jake yang keringat dingin karena mereka semua menatap dia terus dengan alasan dia pergi ke dapur membuat air hangat untuk sunghoon
Setelah pergi ia dan menghela nafas lega karena mereka membuat jantung Jake berderuk kencang
"Huh untung aku punya alasan untuk pergi dari sana"ujar Jake tapi ia melakukan perkataan nya dengan membuat air hangat untuk sunghoon karena kasian takut mati orang nya kalau mati jadi kurang ayah anak anaknya dong 'pikir Jake.
Jake berjalan kedalam kamar sembari membawa air hangat itu ketika sudah dimasak dia membuka pintu nya tapi yang ia lihat ternyata mereka semua dikamar itu dan lagi sunghoon sudah sadar dari pingsan nya sekarang menatap dirinya
"Eh sunghoon sudah sadar,ada yang gak?"ujar Jake berjalan kearah ranjang yang sunghoon tiduri dan membawa nampan berisi air hangat itu diletakan di nakas meja disebelah kirinya.
Sunghoon hanya mengangguk aja dan menatap Jake yang memeras kain hangat itu menempel di kening dirinya yang sedang bersandar pada headboard ranjang
"Sangat perhatian sekali calon istri kita ini"ujar sunghoon tersenyum menatap Jake mengobres keningnya duh jantung Acil kan jadi gag Dig duh ser kan membuat muka yang tadi biasa aja jadi merah padam muka Jake mendengar tuturan si sunghoon membuat anak baper aja deh
"Saya cowo."
"Iya deh yang comil paling bener"kata Niki mengejek Jake
Jake yang akan pergi tapi ditahan oleh Jay dengan memeluk nya dan kepalanya dibahu Jake menggesek hidungnya di leher Jake membuat Jake terasa geli
"Lepas...!"
"Kamu hanya milik kami."
TBC