Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** Dalam perjalanan, Revan tak henti menyunggingkan senyum di wajahnya karena merasa menang saat Dira memilihnya untuk mengantarnya pulang. Padahal Revan sudah pasrah jika Dira akan dipaksa oleh teman-temannya pulang bersama dengan Satya. “Ra,” panggil Revan. “Iya, Rev?” sahut Dira yang duduk di jok belakang. “Terima kasih ya karena sudah mau aku antar pulang,” ucap Revan. “Kenapa kamu yang berterima kasih? Seharusnya aku yang berterima kasih karena kamu mau mengantarku pulang,” balas Dira. “Setiap hari aku juga bersedia kok antar jemput kamu, Ra. Itu juga selama kamu tidak menolak. Jujur saja, aku senang kalau kita bisa semakin dekat. Kamu kan sudah tahu bagaimana perasaanku sama kamu, Ra.”

