Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** Meski hubungan antara Dira dan Satya sudah membaik, tetapi mereka berdua belum sempat bertemu lagi. Saat Satya meminta izin untuk menjemput Dira pada kakaknya, kenyataannya Satya telat beberapa menit sehingga saat tiba di sana Dira sudah pulang terlebih dulu. Kini di dalam sebuah studio musik, Satya memetik gitar akustik. Alunan musik dari petikan gitar Satya terdengar sungguh indah dan menenangkan hati. Satya memejamkan kedua matanya sambil jemarinya tetap memetik senar-senar gitar tersebut. Bayangan wajah Dira kini memenuhi terlihat dalam gelapnya pejaman mata Satya. “Woy, Sat! Sudah datang? Tumben lo datang nggak pakai telat! Hahaha ….” Suara Robi yang lantang membuyarkan segala ketenang

