"Sialan, songong luh ye sama majikan" kata Alika melempar bulpen di tangannya ke arah Andi. Andi yang mendapatkan umpatan manis dari Alika hanya cengengesan, kemudian menjawab perkataan Alika, "majikan yang menggunakan tenaga gratis" perkataan sarkas Andi kepada Alika. "Songong" balas Alika hendak menoyor kepala Andi, seketika tangan Andi pun di tangkap oleh Andi yang menyadari hal itu. "Eh Tante rakus, kepalaku ini di aqeqahin dulu sama Bundaku, jangan sembarangan main toyor-toyor saja" Andi berkata penuh penekanan tanpa melihat Alika yang terbengong. "Sudah-sudah jangan berantem lagi, Nak Andi tolong segera di kerjakan nanti ada bonus tersendiri buat nak Andi, sudah abaikan saja Alika." kata Pak Nasir sambil menarik tangan Alika untuk menjauh dari Andi, "Al, tolong kali ini bekerja

