Semakin Menjauh Semakin Dekat

1995 Kata

''Jangan pingsan dulu, karena aku ingin melihat mu tetap baik-baik saja.'' Dari belakang muncul Arga, ia langsung memegangi tubuh Ranu yang nyaris hilang keseimbangan. Ranu setengah berada dalam pelukan kekasihnya yang lama menghilang. Mereka terpisahkan karena keadaan. Kini jodoh yang akhirnya bisa mempertemukan mereka. ''K-kamu.'' Setelah beberapa saat terdiam kini Ranu terbata-bata dalam menyapa. Matanya berkaca-kaca, memandangi wajah kekasihnya. ''Iya. Kamu baik-baik saja, sini duduk dulu,'' Arga menuntun tubuh Ranu untuk duduk di kursi taman. Tanpa sanggup berkata tidak, Ranu tunduk pada keinginan Arga. ''Eemm, eemm.'' Samana berdehem untuk menunjukkan kepada mereka bahwa ada obat nyamuk di tempat ini. Mereka berdua menoleh, sambil tersenyum malu. Arga yang tiba-tiba datang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN