"Kahiyang kamu yakin mau menemui dia?" "Iyalah," sahut Kahiyang. "Aku, kok merasakan agak gimana gitu ya," lanjut perempuan ini. "Sinta. Apa yang kau pikirkan?" "Aku males saja jika ikut terlibat," sahut Sinta. "Kamu takut?" "Entahlah," jawab Sinta. "Tenang saja, kamu ini terlalu berpikir aneh-aneh." "Aku tidak mau berurusan dengan Ranu. Aku tidak akrab cuma aku itu kenal mantan suaminya," kata Sinta. "Oh, iya juga. Kamu pernah di cemburui ketika kamu akrab sama Samudera?" "Siapa saja yang dekat Samudera pasti di tuduh punya hubungan. Padahal aku ini memang kenal akrab sejak dulu. Jadi tidak ada hubungan yang aneh-aneh," ucap Sinta. "Namanya istri melihat suaminya memiliki banyak teman perempuan, pasti di cemburu," kata Kahiyang. "Ya jelas, aku kalau jadi istri juga bakal se

