"Ada apa kamu cari cari pacar saya?Nggak laku ya biarpun udah punya mobil sport gitu?"Omongan Adam pada Tama langsung menusuk saat keluar. Hawa menggucang sedikit tangan Adam memberi sinyal.'Adam,ya ampun kok mulutnya kayak ibu ibu judes gitu sih?Bisa runyam nih.'Hawa memprediksi jika keadaan bisa saja genting sebentar lagi. Tama menyingsingkan lengan baju menampakkan lengannya yang kekar dengan urat timbul itu."Maaf ya,aku bukannya nggak laku,kecapean aja tiap hari nolak cewek.Cewek mana sih yang nolak cowok eksotis,mapan dan tajir gini."Balas Tama lagi. "Cewek aku buktinya,nggak mau tuh sama kamu."Adam jelas gencar ingin menekan Tama. Tama tersenyum marah.'Dasar cicak albino!!Mau aku kepret juga tuh mulut lemesnya.'Tama sangat membatin menahan marah. "Udah udah,kok malah debat sih."

