Malam di dalam villa tenyata cukup dingin. Adriel sudah membawa jaket tebal saja ternyata hasilnya masih cukup kedinginan. Adriel baru merasa nyaman ketika berada di depan perapian yang sudah ia nyalakan. Adriel membakar beberapa kayu yang memancarkan rasa hangat. Mila keluar dari dalam kamar setelah berdiam diri di dalam kamar sekian lama. Mila berjalan menuju dapur dan Adriel dengan otomatis mengikuti Mila. Adriel melihat istrinya itu mengecek isi kulkas. Adriel pun mengerti kemana arah isi kepala Mila. Istrinya itu walaupun marah ia tidak akan sampai hati membiarkan suaminya kelaparan. Adriel pun mendekati istrinya yang mulai mempersiapkan bahan-bahan untuk memasak. Adriel memeluk istrinya dari belakang. "Yangg... Aku minta maaf ya..." Tidak ada jawaban. Mila masih sibuk dengan kegi

