Bahagia itu sederhana

2000 Kata

Adriel dan Mila sudah melalui naik turunnya kehidupan mereka bersama. Bagi Mila, kehamilan kosongnya adalah titik terendah hidupnya. Janin yang singgah sesaat dalam kandungannya itu membuat hatinya merasakan kehilangan yang teramat sangat. Namun ucapan Keyra membuatnya sadar bahwa jodoh, rezeki, kelahiran atau kematian adalah keputusan mutlak milik pencipta kehidupan. "Gue paham elo sedih. Tapi larut dalam kesedihan bisa bikin Lala sedih dan Adriel juga sedih. Elo dan janin itu enggak berjodoh ketemu dikehidupan sekarang. Bersyukur buat apa yang elo punya sekarang, Mil. Lo kan masih bisa hamil lagi nanti. Kalau udah waktunya pasti adeknya Lala hadir. Jodoh, maut, kelahiran, dan rezeki udah ada garisannya. Allah udah tuliskan untuk setiap manusia, Mil." Perlahan Mila mulai kembali melanju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN