Mila mengerjapkan matanya beberapa kali. Mila berusaha menyesuaikan penglihatannya. Mila merasa kepalanya berdenyut dan aroma rumah sakit langsung menyerbu indra penciumannya. Perlahan tapi pasti Mila bisa melihat sekelilingnya dengan jelas dan Adriel adalah orang pertama yang Mila lihat. "Sayang.." Adriel memanggil Mila dengan nada khawatir yang jelas terdengar. Mila spontan tersenyum namun dalam hatinya ia merasa bersalah karena membuat Adriel khawatir dengan kondisinya, "Mas..." Tidak lama kemudian Mila melihat kedua orang tuanya dan kedua orang tua Adriel muncul. Mila pun kembali menatap Adriel dengan pandangan bingung. Adriel tersenyum lembut pada istrinya, "Papa, Mama, Bapak dan Ibuk kesini karena khawatir. Tadi kamu pingsan dan saat kita di rumah sakit, mama kontek aku kalau

