31

1535 Kata

"HAHAHAHAH" Orlando berdecak keras kala melihat Anika yang sedari tadi tidak berhenti menertawakan nya. Wanita itu bahkan sampai mengeluarkan air mata dan memegangi perutnya. Selang beberapa menit setelah Gita meninggalkan Orlando, Anika datang sudah dalam keadaan tertawa terbahak-bahak bahkan sampai membuat beberapa pengunjung menoleh ke arah mereka. "Pulang sana lo!" ketus Orlando. Tapi Anika justru semakin tertawa bahkan tanpa rasa bersalah memukul-mukul lengan Orlando membuat sahabat nya itu langsung bergeser menjauh. "Sumpah, Lan! Tadi itu lucu banget, gue sampe cape ketawa liat lo. Lo menjiwai peran banget," katanya. Orlando mengabaikan racauan wanita di depannya dan memilih memutar-mutar sedotan. Ia melirik piring spaghetti nya yang sudah kacau balau karena ulahnya tadi. Merin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN