17

1550 Kata

Keesokan harinya, kediaman keluarga Danuga Kalan heboh karena seisi rumah ikut membantu persiapan Orin yang akan berangkat camp. Bahkan Kencana sudah bangun pagi-pagi sekali untuk membuatkan bekal bagi Orin agar anaknya bisa sarapan sebelum berangkat dan juga membawa bekal untuk bisa dimakan saat sampai di area camp. Orlando yang biasanya baru bangun jam tujuh pun sudah berada di ruang tengah tepat jam lima karena jam enam Orin sudah harus berangkat ke sekolah. Tapi ia hanya duduk sambil melihat Ibunya yang sibuk kesana kemari mengepak barang yang belum sempat Orin masukkan. Padahal Orlando dapat melihat bahwa tas Orin sendiri sudah cukup penuh. Sedangkan Danuga hanya diam membaca koran dan sesekali memberi nasehat pada anaknya perihal apa yang tidak boleh dilakukan di tengah alam bebas.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN