22. Membuntuti Redha

1865 Kata

Kegiatan pada hari itu cukup padat. Setelah rapat mereka mengikuti workshop pembuatan media pembelajaran untuk minggu depan. Para guru baru menyelesaikan semua pekerjaannya hari itu pada sore hari. “Akhirnya selesai juga.” ucap Rani pada Mia. “Sungguh hari yang panjang.” keluh Mia. Tiba–tiba Redha muncul di hadapan Mia dan Rani. “Mr, mau kemana nampak terburu-buru?” tanya Rani dengan spontan. Redha pun mendekat menghampiri Rani dan Mia yang masih terduduk sambil berkemas. “Aku ada perlu dulu. Kalian pulang duluan saja.” ucap Redha dengan wajah yang lelah. Redha berbalik namun tiba-tiba Mia memanggilnya. “Mr, tangannya kenapa? Sepertinya sulit digerakkan ya?” tanya Mia dengan cukup khawatir. “Oh, iya. Ini agak sakit.” jawab Redha sambil membalikkan badannya menghadap Mia. “Harus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN