14. Darli Versus Arlitha

2344 Kata

Suatu siang di sebuah ruangan bimbingan konseling SMA Kencana. Dua orang siswa perempuan terduduk dan terdiam mendengarkan salah satu dari dua orang guru di hadapannya yang sedang berbicara. “Ibu tidak bisa membiarkan ini terjadi lagi. Kalian terlalu sering berulah. Sebagai wakasek kesiswaan, ibu akan mengambil langkah tegas.” sambung wanita berusia tengah baya itu dengan lantang. Wanita yang biasa dipanggil Bu Darma itu menghela nafas dan membiarkan rekan yang duduk di sebelahnya untuk gantian berbicara. “Bu Wiwin sebagai bagian konseling juga ingin mengetahui alasan kalian bertengkar hebat hari ini. Coba siapa yang mau bicara lebih dahulu? Arlitha atau Darli?” Wiwin mengawali dengan lebih lunak. “Bu, bukan aku yang mulai? Dia penyebab ini semua.” jawab Darli sambil mendelik ke arah A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN