119. Lamaran Luka Untuk Anggi

1037 Kata

"Ya, udahlah, Nggi, yang penting kamu baik-baik saja. Aku cuma pengen mastikan aja. Jadi, aku bisa bernapas lega liat kamu baik-baik saja. Mamanya Yohana pesan kamu harus datang pas aku nikahan nanti." Marcelo tersenyum lebar karena telah menemukan cinta sejatinya. "Aku pamit pulang dulu, Nggi. Kamu sekarang bicara saja sama Pak Luka. Beliau seharian melamun. Aku nggak tega liatnya, udah kaya kena sawan," lanjut Marcelo langsung berlari kecil sebelum kena lempar sepatu dari Luka. Hening, mereka berdua saling diam saat ini. Anggi hanya menundukkan wajah dan tidak berani menatap ke arah Luka. Obrolan tadi, tanpa sadar jika membicarakan Syafira yang terobsesi dengan Luka. Hanya saja, Luka tidak menanggapi karena lebih nyaman berteman saja. Nggi udah makan?" tanya Luka sambil menoleh ke arah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN