Andre tidak henti-hentinya menatap benda yang saat ini sedang dipegangnya. Benda itu tidak lain adalah benda yang dia temukan di rumah si pria bertopeng. Sebenarnya benda itu merupakan sebuah benda yang sangat lazim dimiliki oleh setiap orang terutama seorang pria. Hanya saja benda itu mengingatkannya kepada seseorang. Seseorang yang amat dikenalnya yang selalu mengkonsumsi benda itu. Ya, benda itu hanyalah sebuah rokok. Rokok dengan merk yang jarang sekali orang konsumsi karena harganya yang terlampau mahal juga karena diproduksi di luar negeri. Tapi Andre sangat mengingatnya, salah satu sahabatnya sering mengkonsumsi rokok itu sejak masih duduk di bangku kuliah. Meskipun akhir-akhir ini dia jarang melihat orang itu mengkonsumsi rokok itu, tapi Andre ingat betul ketika mereka

