Dustin tidak henti-hentinya menelepon Freya tapi gadis itu tidak pernah sekali pun mengangkatnya. Dustin masih tidak mengerti apa yang telah terjadi namun satu hal yang disadarinya, dia telah menyakiti perasaan Freya. Mungkinkah Freya menganggap serius kejadian tadi dan benar-benar mengharapkan ciuman itu? Pemikiran seperti itu sempat terlintas di pikiran Dustin. Namun dengan cepat pria itu menggelengkan kepala, dia tahu betul tidak mungkin Freya mengharapkan ciuman itu. Dustin sadar Freya tidak pernah memiliki perasaan khusus padanya karena Thomas-lah, pria yang dia cintai. Itulah sebabnya Dustin sangat heran dengan sikap Freya dan tidak mengerti alasan gadis itu menjadi semarah ini pada dirinya. Dustin memegangi pipi kanannya yang masih terasa hangat. Tamparan Freya sangat kencang d

