Kemana Dewa?

1004 Kata

Dewa tak tahan lagi, kepalanya benar-benar pusing, bahkan hanya untuk sekedar berdiri saja rasanya ia tak bisa. Bruk! Dewa tak sanggup duduk, ia menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa di samping Inne. Kesadarannya hampir hilang, sayup-sayup ia melihat wajah Inne semakin mendekat, kedua bibirnya tersenyum manis. Namun, Dewa tak berdaya walaupun hanya sekedar berbicara. *** Pagi ini, Lili bangun dengan tubuh yang sedikit meriang, akan tetapi ia paksakan untuk bangun, karena ia ada tugas di kampus untuk menyelesaikan skripsinya. Mau tidak mau Lili harus tetap datang ke kampus. "Hoaaammm ... Rasanya badanku kayak remuk, padahal gak ngapa-ngapain," ucap Lili menguap sambil merubah posisinya menjadi duduk. Ia menoleh ke arah Juna yang masih tidur lelap di sampingnya. Pria itu tidur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN