Ke Apartemen

1018 Kata

"Maksudnya?" Dewa menatap Inne dengan dahi mengerut. Ia sama sekali tidak mengerti apa maksud dari ucapan wanita itu barusan. "Nanti kita bicarakan setelah acara ini selesai. Sebentar lagi Kriss tampil," jawab Inne sambil mengalihkan pandangannya ke arah panggung. Dewa tak bertanya lagi, ia juga paham tempat itu bukanlah tempat yang cocok untuk mereka membicarakan hal seperti tadi. Inne bertepuk tangan dan memberikan semangat untuk putranya ketika anak itu tampil. Begitupun dengan Dewa yang turut memberikan apresiasi. Setelah satu jam lebih berada di ruangan itu, akhirnya acara selesai. "Daddy, Mommy!" Kriss berlari ke arah Inne dan Dewa. "Wah, jagoan Mommy hebat banget." Inne langsung memeluk dan mencium putranya. "Gimana tadi penampilan Adek, bagus gak Mommy?" Kriss menen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN