122. Dana IMF

2689 Kata

Karin POV. Dengan wajah malas, aku duduk menemani Obi yang datang ke apartemanku sepulang dia kerja dan aku libur praktek. Aku hanya mengajar pagi tadi dan menyetir sendiri ke kampus. “Kenapa sih cemberut aja?, aku apelin juga” protesnya. “Males, kenapa datang sih?” jawabku. Dia tertawa. “Aku gak datang saat kamu libur, itu sama artinya bunuh diri. Kamu pasti ambekin aku” jawabnya. Aku hanya berdecak. “Kenapa sih?” tanyanya lagi sambil membuka dasi yang dia pakai lalu menggulung lengan kemejanya. Aku melengos menanggapinya. “Peluk ya?” tanyanya lagi memelukku menyamping. “No need” tolakku melepaskan diri. “PMS ya?” ejeknya. Aku menoleh kesal menatapnya. “Kamu bilang mau bilang papimu untuk minta modal membuka usaha Advertasing, mana?. Udah aku tunggu dari kemarin kemarin, gak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN