115. Pernikahan calon Abang Ipar

2457 Kata

Obi POV. “Kamu tuh kenapa gak ada rasa sakit hati sama papi aku sih?, masih aja mau bantu bang Wingky nikahan” omel Karin untuk sekian kalinya. Aku tertawa lalu mengabaikan ocehannya dengan focus menatap layar laptopku untuk mendesign surat undangan pernikahan bang Wingky. “SAYANG!!!” jeritnya cemberut. “Apa?” tanyaku. “Kamu kalo aku ngomong soal ini, kenapa gak pernah dengar aku sih?” omelnya lagi. Aku tertawa sambil menoleh ke arahnya yang duduk manyun di ranjang kamar kosnya. “Udah lewat juga waktu lamaran bang Wingky, kenapa kamu masih bahas?, basi banget” ejekku. Semakin cemberut dong jadi aku abaikan lagi lalu kembali menatap laptop lagi. “Berhenti gak!!, atau aku ngambek trus kabur ke tempat Rengga” ancamnya. “Come on Tayang!!, gak usah kaya anak kecil, dengan miara denda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN