Maggie belum sempat mencerna kata-kata itu ketika Dale menurunkan wajahnya untuk mencium bibir Maggie. Ciumannya dalam dan rakus. Laki-laki itu menyusupkan lidahnya dengan berani ke dalam mulut Maggie dan mempertemukan lidah mereka dengan gerakan yang lembut. Maggie secara impulsif menarik pria itu lebih dekat. Satu tangannya mengangkat kaus yang dikenakan Dale hanya untuk merasakan perut yang keras dan berotot itu tanpa penghalang. Seolah memahami apa yang diinginkan Maggie, Dale melepas pangutan bibirnya dan bergerak menjauh dengan kedua mata hitam yang berkilat karena gairah. "Kau ingin melihatnya?" Laki-laki itu telah melepas jaketnya, melemparnya ke sofa kemudian dalam hitungan detik kaus putihnya menyusul. Selama beberapa saat Maggie berdiri membatu di tempat saat memandangi tubuh

