13. Permintaan

1333 Kata

Langit mendung dengan rintik hujan, angin membawa butiran air membasahi kaca. Udara berubah dingin hingga Zeya harus meraba selimut. Tangannya menemukan sesuatu yang besar dan kuat, lengan seseorang yang membuatnya terkejut. "Astagfirullah!" Dia otomatis menjauh, melihat wajah pria yang begitu dekat dengannya. Tampan, berbulu mata panjang dan rahang tegas. "Emmm...." Lazio menggeliat dan meraih tubuh Zeya untuk dipeluk. "Lepas!" Bentak Zeya. Tidak menyangka Lazio sudah pulang dan tidur di sampingnya. "Nolak suami hukumnya dosa, kata Yua." Lazio berkata dengan mata terpejam. Pelukan Lazio begitu erat seolah tidak akan melepaskan gadis bercadar merah muda itu, AC menyala membuat udara di ruangan semakin dingin. Zeya berhenti meronta, berubah tenang dalam pelukan Lazio yang hang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN