Bab 37

2057 Kata

Lagi-lagi Tomoyoshi menarik tangan Nanase saat mobilnya berhenti tepat di pelataran lobi sebuah hotel bintang lima. Bukan hanya itu, di sana juga Nanase dan Tomoyoshi jadi perhatian Mendapati dirinya diseret sejauh ini, tentu saja Nanase tersentak. "T—tunggu! Tunggu!" Tahan Nanase berharap Tomoyoshi berhenti menyeretnya seperti bebek yang akan digiring ke dalam kandang. "Ki—kita bisa bicarakan baik-baik, kita bisa lakukan di apartemenku, atau ... atau kalau kau mau kita bisa lakukan itu di tempat lain, ya? Kita lakukan di tempat lain?" Bujuknya, tapi Tomoyoshi seperti tidak menggubris rengekan Nanase, bahkan tangannya yang sejak tadi ditarik pun tidak membuat Tomoyoshi melepaskannya. "Baik, apa maumu, apa yang kau inginkan? Aku akan berikan, aku ... aku, aku masih punya daging di apar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN