Ketika semua orang sedang terlelap, Bara meninggalkan hotel itu dan langsung ke Bandara untuk terbang ke Jakarta. Ia sudah tidak perduli dengan acara pernikahannya esok pagi. Pria itu hanya memikirkan keselamatan anak dan istrinya saja dan siap menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi. Ketika sampai di rumah Pak Jamal, sudah ada Pak RT dan warga yang telah mendapat laporan atas hilangnya Nabilah dan Robin. "Istri dan anak saya, di mana Pak?" tanya Bara dengan panik. "Bapak juga tidak tahu, semalam Bapak tidur dengan nyenyak sekali. Ketika bangun Nabilah dan Robin sudah tidak ada," ujar Pak Jamal yang segera menceritakan kejanggalan sebelum putri dan cucunya hilang. Tigor juga mengaku semalam tidur sangat pulas. Sehingga tidak tahu ada penggilan telepon dari Nabilah sampai beberapa

