Bara tampak terkejut ketika mendengar laporan dari Tigor dan Remon, kalau Robin sudah pindah. Pupus sudah harapannya untuk bertemu dengan anak itu. "Kata tetangga mereka pulang kampung. Tapi nggak nggak ada yang tahu alamatnya di mana," ujar Remon setelah mencari keberadaan Robin. "Memangnya buat apa kau cari anak itu lagi?" tanya Tigor ingin tahu. Bara menjawab singkat, "Tidak apa-apa." "Kau pasti sedang rindu dengan Nabilah kan?" tebak Tigor yang tahu Bara sedang gelisah. Akan tetapi, Bara menyangkalnya, "Nggak kok. Semalam aku mimpi ketemu sama Robin. Terus paginya jadi pengen ketemu dia!" "Bocah itu memang lucu sekali, masih kecil sudah pinter ngomong. Seandainya Nabilah tidak pergi, mungkin kau sudah punya anak sepantaran dengan Robin. Sabar ya, kalau jodoh takkan ke mana!

