Sekitar pukul tujuh malam, Pak Jamal baru sampai rumah. Ia terlihat lelah sekali setelah menghadiri acara pernikahan Nabilah dan mengetahui sebuah fakta yang selama ini Robin sembunyikan dengan rapat. Bu Asma tidak menanyakan apa pun soal pernikahan Nabilah, sikapnya masih sama acuh tak acuh. "Sudah makan Pak?" tanya Bu Asma sambil menyalami tangan suaminya. Pak Jamal menjawab, "Sudah, Ibu dapat salam dari Nabilah, Robin dan keluarganya." Bu Asma enggan menyahuti dan mengalihkan pembicaraan, "Sepi sekarang. Punya anak dua nggak ada semua. Sepertinya Ibu harus terbiasa dengan keadaan seperti ini. Kita pulang ke rumah peninggalan Almh ibuku saja yuk Pak! Di sana banyak saudara, jadi kita tidak kesepian menjalani hari tua." "Cobalah berdamai dengan keadaan Bu. Jalani saja apa adanya den

