Setelah melumpuhkan orang suruhan Sadewa dengan mudah, Robin menuju ke salah satu rumah di Jakarta. Ia menatap nanar foto sepasang suami istri yang tampak bahagia bersama seorang anak kecil berusia tiga tahun. Di tempat inilah Bara Sadewa dilahirkan dan merubah menjadi Robin lima tahun yang lalu. "Beberapa bulan yang lalu Tuan Sadewa datang ke sini. Beliau terlihat sedih dan khawatir sekali setelah tahu Den Bara diam-diam menghilang," ujar Pak Ali yang menjaga dan mengurus rumah ini. Robin tertawa di dalam hati mendengar Sadewa sedih karenanya. Itu mustahil karena ia tahu betul sifat ayahnya. Tiba-tiba sampai terdengar panggilan masuk dari handphone orang suruhan Sadewa yang diambil Robin. "Halo Ron, kalian sudah sampai mana?" tanya Sadewa dari seberang sana. "Aku sedang berada di r

