Vino memarkirkan mobilnya di depan rumah. Dia berjalan cepat masuk ke dalam rumah untuk mencari ibunya. Dirinya kehilangan mobil itu saat di tengah jalan tadi sehingga merasa bingung harus kemana. "Mom!" teriak Vino. "Ada apa Vin?" tanya Maria khawatir melihat raut wajah Vino. "Mom. Gynta, Gynta di culik. Tadi saat kami sedang makan malam, Gynta sudah tidak ada. Aku tidak tahu harus mencarinya kemana." "Ya Tuhan," Maria menutup kedua mulutnya yang menganga. Maria ikut khawatir. Dia tidak tahu kemana akan mencari Gynta. Beberapa detik kemudian dirinya mulai mengingat sesuatu. Dia langsung menatap Vino. "Vin, tadi siang kau mengatakan kalau kalung Gynta ada padamu. Apa sekarang masih kau pegang?" "Kalung? Iya. Kami menyimpannya di rumah, Mom," jawab Vino.

