Saat ini Leonna tengah duduk termenung di dalam kamarnya, mamanya baru saja menghubunginya dan memberitahukan kalau Leon sudah lebih baik. Kejadian yang terjadi semalam membuatnya begitu syok. Bagaimana mungkin Leon melakukan hal yang akan membuat Leonna kehilangannya. Verrel datang dengan membawa nampan berisi makanan. "De," Leonna tersentak dari lamunannya saat merasakan usapan lembut di kepalanya. "Kamu masih kepikiran Leon?" Tanya Verrel yang kini sudah duduk di sisi ranjang. "Aku tidak tau apa yang di pikirkan Leon, kenapa dia nekat. Dia hampir saja meninggal, Kak. Padahal dia belum benar-benar sembuh." Leonna yang terlihat gelisah. “Tenanglah semuanya akan baik-baik saja.” "Kak, kalau aku lebih dulu meninggalkan Kakak. Apa yang akan Kakak lakukan?" Tanya Leonna m

