Saat ini Leonna terlihat gelisah, dia terus mondar mandir di depan ruang IGD dimana Verrel tengah di tangani. "Duduklah Leonna," ucap Vino dengan wajahnya yang sedikit lebam karena perkelahian tadi. "Bagaimana bisa aku tenang Bang, kak Verrel di dalam sedang kritis." Pekiknya diiringi tangisnya membuat Vino mengernyitkan dahinya bingung melihat ekspresi Leonna. "ya tuhan, ku mohon selamatkan kak Verrel." gumamnya menautkan kedua tangannya gelisah. Tak lama, datanglah Dhika, Thalita, Farel dan Daniel. Membuat Leonna menengok ke arah mereka dan Vino segera beranjak dari duduknya. "Bagaimana Verrel?" Tanya Daniel, "Kak, kak Verrel masih di tangani." isak Leonna, "Oh sayangg, sabarlah." Thalita memeluk Leonna dengan sayang dan mengusap punggung Leonna untuk memberinya kekuatan. "Kak Ver

